Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Agustus 19, 2010

unsp TERDE$4K, uda biasa … 190810

Filed under: Terkait BUMI&GRUP — bumi2009fans @ 8:52 am

INILAH.COM, Jakarta – Tawar menawar aset debitur bermasalah PT Bank Mandiri Tbk, Domba Mas Group oleh PT Bakrie Sumatra Plantations Tbk (UNSP) masih belum menemukan titik temu.

Menurut sumber INILAH.COM, belum ada kecocokan harga jual-beli antara pihak Domba Mas dan pihak UNSP. “Masih ada masalah yang harus diselesaikan seperti nilai aset,” ujarnya. Bank Mandiri sendiri berharap sale & purchase agreementnya segera tuntas agar Mandiri bisa meraup dana segar untuk disalurkan ke sektor riil.

Dirut Bank Mandiri, Zulkifli Zaini kemarin mengatakan kesepakatan antara UNSP dan Domba Mas ini cukup bauik mengingat utang Domba Mas yang sudah cukup lama. “Akhirnya bisa diselesaikan kredit macetnya di Bank Mandiri,” ujarnya.

Namun, lanjutnya, Bank Mandiri belum bisa mempublikasikan proses dan klausalnya untuk tidak mengganggu proses negosiasi.

Sebelumnya diberitakan nilai dari pembeliaan Doma Mas ini sebesar US$500 juta, yang juga sama dengan total utang Domba Agro Mas.

Utang Domba Mas ini tercatat sebesar Rp1,3 triliun kepada konsorsium bank, termasuk di antaranya Bank Mandiri dan BRI.

Yang menjadi permasalahan restrukturisasi Domba Mas selama ini adalah karena memiliki kreditor yang lebih dari satu. Selain itu proyek-proyeknya juga sangat kompleks.

Total utang pokok Domba Mas mencapai Rp1,3 triliun, sementara total utang bersama kupon bunga mencapai Rp2 triliun. Domba Mas memiliki aset kebun sawit yang cukup besar di Sumatera dan sebuah hotel di Casablanca.

Sumber : INILAH.COM
Mandiri siap jual Domba Mas ke investor lain
OLEH BAMBANG P. JATMIKO Bisnis Indonesia
JAKARTA: P

PT Bank Mandiri Tbk akan menawarkan enam perusahaan milik Grup Domba Mas ke pembeli lain, jika PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk tidak bisa merampungkan akuisisi bulan depan.
Direktur Treasury, Financial Institutions, & Special Assets Management Bank Mandiri Thomas Arifin menuturkan hingga saat ini perseroan masih menunggu komitmen dari Bakrie Plantations untuk menyelesaikan akuisisi itu.

“Kami memberikan batas waktu hingga September. Jika tidak diselesaikan, [enam perusahaan tersebut] akan kami tawarkan ke pembeli yang lain,“ ujarnya kepada Bisnis, di Kementerian BUMN kemarin.

Melalui anak usahanya, PT Nibung Arthamulia, Bakrie Plantations akan mengakuisisi 100% saham di PT Domas Agrointi Prima yang memiliki 99,6% saham di PT Sawitmas Agro Perkasa, 100% saham PT Sarana Industama Perkasa, 100% saham PT Flora Sawita Chemindo, 100% saham Domas Agrointi Perkasa, serta 100% saham pada PT Domas Sawitinti Perdana.

Penandatanganan perjanjian jual beli (sales and purchase agreement/SPA) enam perusahaan tersebut sebenarnya telah di tandatangani oleh Bakrie Plantations dan Bank Mandiri pada pertengahan Juni. Namun, hingga saat ini belum ada realisasi dari perjanjian jual beli tersebut.

Direktur Keuangan Bakrie Plantations Harry Nadhir dan Sekretaris Perusahaan Fitri Barnas, yang dikonfirmasi mengenai hal tersebut melalui telepon selulernya kemarin, tidak memberikan respons.

Sumber Bisnis yang mengetahui transaksi ini menyampaikan Bank Mandiri sebenarnya mempunyai calon investor lain jika kelompok usaha Bakrie itu gagal mengakuisisi anak usaha Domba Mas pada tahun ini. Namun, dia masih enggan menye butkan siapa calon investor tersebut. “Ada yang berminat selain Bakrie. Mereka juga sempat bertanya mengenai status Domba Mas,“ katanya.

Adapun sumber lain menyebutkan saat ini posisi Bakrie Plantation terjepit antara Bank Mandiri dan keluarga Susanto Lim, pemilik Grup Domba Mas. Disatu sisi, tuturnya, negosiasi dengan keluarga pemilik masih alot dan pada saat bersamaan ada tekanan untuk segera menyelesaikan transaksi.

Susanto Lim, melalui Grup Domba Mas, terjebak kredit macet di Bank Mandiri sebesar US$269 juta. Upaya restrukturisasi sebenannya telah dimulai se jak 2006, tetapi terus tertunda hingga ada kemajuan Bakrie Plantations hendak masuk sebagai investor baru.

Dalam paparan publik yang digelar Juni, manajemen Bakrie Plantations, yang menyiapkan dana Rp1,1 triliun untuk akuisisi, menyatakan masih menunggu Domba Mas memenuhi sejumlah persyaratan. Pada Juli, Bakrie mulai menempatkan sejumlah direksi di PT Domas Agrointi Prima.

Domas Agrointi merupakan produsen oleokimia yakni bahan baku untuk produk kosmetik.
(05)(HENDRI T. ASWORO/WISNU WIJAYA/ HERY TRIANTO) (bambang.jatmiko@ bisnis.co.id)

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: