Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Agustus 20, 2010

unsp uda 314$4 … 200810

Filed under: Terkait BUMI&GRUP — bumi2009fans @ 8:35 am

Bakrie Plantations tepis keraguan Bank Mandiri
OLEH BAMBANG P. JATMIKO Bisnis Indonesia
JAKARTA:

Article Rank

Perusahaan perkebunan sawit dan karet unit usaha Grup Bakrie, PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk, menyatakan tidak ada masalah substansial yang berpotensi mengganjal akuisisi perusahaan oleokimia Grup Domba Mas.
Sekretaris Perusahaan Bakrie Plantations Fitri Barnas dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis kemarin mengatakan saat ini semua hal prinsip terkait dengan rencana aksi korporasi itu telah dirampungkan.

“Shares purchase agreemen (perjanjian pembelian saham) atas enam perusahaan di bawah Grup Domba Mas telah diteken. Jadi sebenarnya, untuk perusahaan Domba Mas di bidang oleokimia, secara prinsip tidak ada lagi masalah,” katanya.

Fitri menjelaskan dari enam perusahaan milik Domba Mas yang akan diakuisisi Bakrie Plantations, hanya tiga perusahaan yang menjadi debitur Bank Mandiri, yaitu PT Flora Sawita Chemindo (FSC), PT Domas Agrointi Perkasa (DAIP), PT Domas Sawitinti Perdana (DSIP).

Dia menegaskan proses restrukturisasi kredit untuk perusahaan oleokimia yang jadi debitur di Bank Mandiri memang harus tuntas Sep

tember 2010, sesuai dengan tenggat yang disepakati perseroan dan bank pelat merah terbesar itu.
Fitri menyatakan hal tersebut menanggapi permintaan dari Bank Mandiri agar emiten perkebunan kelapa sawit itu segera merampungkan proses akuisisi. Apabila tidak, bank BUMN itu akan menawarkan kepada calon investor lain.

“Kami memberikan batas waktu hingga September. Jika tidak diselesaikan, [enam perusahaan Domba Mas itu] kami tawarkan ke pembeli yang lain,” ujar Direktur Treasury, Financial Institutions, & Special Assets Management Bank Mandiri Thomas Arifin.

Melalui anak usahanya, PT Nibung Arthamulia, Bakrie Plantations akan mengakuisisi 100% saham di PT Domas Agrointi Prima. Perusahaan yang terakhir disebut ini menguasai 99,6% saham di PT Sawitmas Agro Perkasa.

Selain itu, Domas Agrointi juga memiliki 100% saham PT Sarana Industama Perkasa, 100% saham PT Flora Sawita Chemindo, 100% saham Domas Agrointi Perkasa, serta 100% saham pada PT Domas Sawitinti Perdana.

beli enam perusahaan tersebut telah dilakukan Bakrie Plantations dan Bank Mandiri pada pertengahan Juni. Namun, hingga saat ini belum ada realisasinya.
Fitri menambahkan perseroan juga telah melakukan persiapan teknis operasional pabrik oleokimia di Sumatra Utara. Pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi fatty acid sekitar 50.000 ton per tahun dan fatty alcohol 132.000 ton per tahun.

Pada bagian lain, Fitri mengungkapkan perseroan menerbitkan notes senilai U$$77,34 juta, dari jumlah maksimal yang bisa diterbitkan hingga US$100 juta. Notes itu diterbitkan 16 Agustus, dengan salah satu pembeli terbesar adalah Arch Advisory Limited.

Investor tersebut menyerap sebanyak US$22,66 juta. “Terhadap penambahan notes ini, seluruh ketentuan dan persyaratan berlaku dalam trust deed. Transaksi tersebut tidak mengandung benturan kepentingan dan tidak termasuk transaksi afiliasi.“

Namun, dia tidak menjelaskan underwriter yang ditunjuk serta kupon yang dipatok pada notes itu. Perseroan juga tidak menjelaskan alokasi penggunaan dana yang diperoleh dari penerbitan surat utang tersebut.
Saat dikonfirmasi, Fitri juga tidak bersedia menjawab.
JAKARTA. Rencana akuisisi perusahaan olekimia Grup Domba Mas oleh PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) sebentar lagi selesai. Perusahaan Grup Bakrie ini mengungkapkan akan menyelesaikan aksi korporasi ini pada September 2010.

Sekretaris Perusahaan UNSP Fitri Barnas mengatakan, restrukturisasi kredit untuk perusahaan olekimia ini harus tuntas September. Jadi, “Wajar jika Bank Mandiri mendesak untuk bisa menuntaskannya sebelum September,” katanya.

Fitri juga membantah jika proses akuisisi ini bakal tidak terealisasi. Sebab, sampai saat ini, tidak ada lagi masalah substansial yang dapat menghambat proses akuisisi. “Semua hal yang prinsipil terkait aksi korporasi sudah diselesaikan,” imbuhnya.

Padahal, menurut sumber KONTAN, proses akuisisi belum tentu berjalan mulus. Pasalnya, manajemen PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) meminta perusahaan Grup Bakrie ini tidak hanya mengakuisisi aset olekimia saja. “BMRI ingin semua aset Domba Mas diakuisisi. Jika tidak BMRI siap mencari investor lain,” tegasnya.

Sebelumnya, Thomas Arifin, Direktur Treasury, Financial Institutions & Spesial Assets Management BMRI mengatakan, manajemen BMRI dan UNSP akan membicarakan tentang nilai akuisisi aset Domba Mas yang harus disetorkan kepada BMRI setelah penandatanganan perjanjian jual beli. Selain itu, BMRI dan UNSP juga akan membicarakan tentang teknis pembayaran akuisisi aset ini. “Yang pasti, tidak ada haircut utang pokok,” ungkapnya. Selain itu, BMRI juga akan melihat isi perjanjian SPA tersebut.

Nah, jika dalam pembicaraan ini tidak menemui titik temu, BMRI bisa saja membatalkan transaksi jual beli ini. “Kalau tidak sesuai, bisa saja kami akan cari investor baru,” tegasnya. Makanya, BMRI dan UNSP harus menemukan kata sepakat agar penjualan aset ini mampu mendatangkan keuntungan bagi BMRI. Pasalnya, penjualan aset ini akan masuk dalam pembukuan laba bersih BMRI.

Sumber : KONTAN.CO.ID

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: