Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Agustus 23, 2010

bayangkan kalo pekan lalu …

Filed under: BURSA bumi — bumi2009fans @ 3:50 pm

… pekan lalu posting gw menunjukkan kegelisahan SEBAGIAN BESAR INVESTOR THE BAKRIES
… pekan ini, tampak jelas dari jumlah kunjungan ke blog gw yang AMAT DRAMATIS TURUN, itu berarti KECEMASAN INVESTOR SUDAH REDA
… pekan lalu, gw AKUMULASI SAHAM BUMI ampe terpaksa ngutang ke broker online trading gw (di atas 40% aset gw)
… pekan ini , gw REALISASIKAN LABA gw di saham bumi dan simpan sebagian untuk investasi lage
… pekan lalu, gw jungkir balik MENGIKUTI DISIPLIN KONTRARIAN sebagai investor
… pekan ini, GW LEHA-LEHA MENGIKUTI DISIPLIN KONTRARIAN JUAL SEBAGIAN SAHAM UNTUK LABA dan ATM HARIAN
… pekan lalu, gw terpaksa mencari info sebanyak-banyaknya lewat internet, baik yang dari luar negeri mau pun dalam negeri soal the bakries (reuters dan bloomberg pun mempublikasikan berita penting ini)
… pekan ini, gw TETAP MEMANTAU INFO tersebut, tapi dalam SUASANA LEBIH NYAMAN dan sante aja
… pekan lalu, suasana hati gw memang sante karena gw cukup punya alasan untuk beli karena KEPANIKAN PASAR
… pekan ini, suasana hati gw tetap sante, ya, mau apa lagi, wong gw dapat LABA🙂
bole baca posting gw soal SOHIB GW:  http://sahambumicrash2009.blogdetik.com/2010/08/23/sohib-investor-kebetulan-dan-fluktuasi/
JAKARTA. Saham PT Bumi resources (BUMI) kembali terbang. Pada pukul 14.08, harga saham emiten berkode BUMI ini melejit hingga 10% dan bertengger di posisi Rp 1.650.

Dengan demikian, analisa para trader di sejumlah milis pun menjadi kenyataan. Asal tahu saja, pada Kamis (19/8) lalu, saham BUMI sempat anjlok 1,4% atau berkurang Rp 20 menjadi Rp 1.410.

Sejumlah isu pun beredar terkait penurunan harga saham perusahaan batubara itu. Sebut saja isu rencana IPO (initial public offering) Newmont Nusa Tenggara (NNT) hingga penerbitan obligasi untuk menyelesaikan utang perusahaan.

Entah yang mana yang benar. Namun, seorang trader di sebuah milis saham pernah mengatakan, manajemen BUMI sangat pintar. Sehingga, mereka bisa mengelola utang sedemikian rupa untuk melipatgandakan keuntungan tanpa harus kerja keras. Sang trader bahkan optimis harga saham BUMI bakal kembali menanjak pekan ini. Rupanya, ramalan itu menjadi kenyataan.

Entah yang mana yang benar. Namun, seorang trader di sebuah milis saham pernah mengatakan, manajemen BUMI sangat pintar. Sehingga, mereka bisa mengelola utang sedemikian rupa untuk melipatgandakan keuntungan tanpa harus kerja keras. Sang trader bahkan optimis harga saham BUMI bakal kembali menanjak pekan ini. Rupanya, ramalan itu menjadi kenyataan

.

Sumber : KONTAN.CO.ID
… well : TRADER INI SIAPA YA?
Smiley clapping hands

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 11 poin dan kembali mencetak rekor tertinggi pada perdagangan hari ini. Saham-saham Bakrie 7 masih jadi penopang utama kenaikan IHSG.

IHSG dibuka turun tipis ke level 3.117,427 dan kemudian sempat melemah ke level 3.107,764, turun 10 poin dari penutupan sebelumnya di level 3.117,720.

Pergerakan IHSG hari ini dapat dikatakan stagnan. Tidak tampak adanya tanda-tanda perubahan level yang signifikan. Fluktuasi juga tidak terlalu tinggi. Bursa-bursa regional Asia yang didominasi koreksi, sedikit banyak mempengaruhi pergerakan IHSG.

Setelah sempat terkoreksi, IHSG akhirnya berhasil menutup perdagangan dengan penguatan tipis. Investor sepertinya memilih melakukan aksi beli selektif terhadap saham-saham yang undervalued, khususnya yang belum mengalami kenaikan harga signifikan.

Saham-saham Bakrie 7 dipimpin oleh penguatan Bumi Resources (BUMI) langsung menguasai lantai perdagangan. Penguatan Bakrie7 mendorong sejumlah saham lain ikutan menguat. IHSG pun sempat menyentuh level 3.129,657. Indeks saham perkebunan, industri dasar, konsumsi, properti, infrastruktur dan keuangan masih bertahan di zona merah.

Transaksi asing mencatat pembelian bersih (foreign net buy) tipis sebesar Rp 65,366 miliar.

Pada perdagangan Senin (23/8/2010), IHSG ditutup naik 11,014 poin (11.014%) ke level 3.128,734. Indeks LQ45 juga naik 1,830 poin (0,30%) ke level 593,994.

Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 128.912 kali pada volume 6,363 miliar lembar saham senilai Rp 3,387 triliun. Sebanyak 113 saham naik, 91 saham turun dan 93 saham stagnan.

Bursa-bursa Asia sebagian besar melemah dalam rentang tipis:

Indeks Shanghai turun 2,92 poin (0,11%) ke level 2.639,37.

Indeks Hang Seng turun 92,81 poin (0,44%) ke level 20.889,01.

Indeks Nikkei-225 turun 62,69 poin (0,68%) ke level 9.116,69.

Indeks Strait Times turun 16,39 poin (0,56%) ke level 2.920,94.

Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 1.100 ke Rp 20.100, Astra International (ASII) naik Rp 950 ke Rp 49.750. Gudang Garam (GGRM) naik Rp 500 ke Rp 40.550, Bumi resources (BUMI) naik Rp 170 ke Rp 1.670.

Sedangkan saham-saham yang mengalami koreksi antara lain Indocement (INTP) turun Rp 650 ke Rp 17.600, Hexindo (HEXA) turun Rp 100 ke Rp 5.350, Telkom (TLKM) turun Rp 100 ke Rp 8.700.

Sumber: detikcom
23/08/2010 – 16:24
Awal Pekan, BUMI Topang Bursa
Asteria

(inilah.com/Agung Rajasa)
INILAH.COM, Jakarta – Awal pekan ini, IHSG berhasil bertahan di zona hijau. Penguatan saham Grup Bakrie, dipimpin PT Bumi Resources (BUMI) menjadi katalis positif bursa.

Pada perdagangan Senin (23/8), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 11,014 poin (11.014%) ke level 3.128,734. Sedangkan Indeks saham unggulan LQ45 naik 1,830 poin (0,30%) ke level 593,994.

Setelah dibuka melemah 0,06% ke level 3.115, indeks saham beringsut menguat, seiring masuknya dana asing ke pasar domestik. Alhasil, indeks pada sesi siang naik ke level 3.119 dan akhirnya ditutup di level 3.128.

Kepala Riset Bhakti Securities Edwin Sebayang mengatakan, IHSG hari ini ditutup menguat, di tengah pelemahan bursa regional Asia. Berlanjutnya capital inflow ke bursa domestik, menjadi penopang penguatan indeks awal pekan ini. “Namun, kenaikan indeks terbatas, karena harga saham di bursa domestik relatif mahal,” katanya.

Hampir semua sektor menguat, kecuali sektor industri dasar dan infrastruktur yang masih memerah. Sedangkan sektor aneka industri memimpin kenaikan sebesar 1,8%, disusul tambang 1,5%, properti 0,9%, perdagangan 0,5%, finansial 0,4%, manufaktur 0,3%, konsumsi 0,2% dan perkebunan yang naik 0,12%.

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia cukup ramai, dimana volume transaksi tercatat 6,363 miliar lembar saham, senilai Rp3,387 triliun dan frekuensi mencapai 128.912 kali. Sebanyak 113 saham naik, 91 saham turun dan 93 saham stagnan.

Penguatan bursa didukung aksi asing yang mencatatkan nilai transaksi beli bersih (net foreign buy) sebesar Rp65 miliar. Dimana transaksi beli asing mencapai Rp887 miliar dan transaksi jual asing sebesar Rp821 miliar.

Saham PT Bumi Resources (BUMI) terpantau naik Rp170 ke Rp1.670. Emiten batu bara ini mendominasi perdagangan, dengan nilai transaksi mencapai Rp539 miliar, atau 15,9 kali total perdagangan hari ini. Terangkatnya saham BUMI mengerek naik saham lain di grupnya, seperti BNBR, ENRG, ELTY, DEWA, UNSP dan BTEL ke zona hijau.

Beberapa emiten yang menguat antara lain PT HM Sampoerna (HMSP) naik Rp1.100 ke Rp20.100, PT Astra International (ASII) menguat Rp950 ke Rp49.750 dan PT Gudang Garam (GGRM) terangkat Rp500 ke Rp40.550.

Sedangkan emiten-emiten lain yang melemah antara lain PT Indocement (INTP) turun Rp650 ke Rp17.600, PT Hexindo (HEXA) melemah Rp100 menjadi Rp5.350 serta PT Telkom (TLKM) terkoreksi Rp100 ke Rp8.700.

IHSG menguat di tengah koreksi bursa regional Asia. Indeks Shanghai turun 2,92 poin (0,11%) ke level 2.639,37, indeks Hang Seng di Hong Kong turun 92,81 poin (0,44%) ke level 20.889,01 dan indeks Nikkei-225 di Tokyo turun 62,69 poin (0,68%) ke level 9.116,69.

Sedangkan bursa Eropa sore ini dibuka menguat, seiring kenaikan saham pertambangan dan berita positif akusisi saham. Indeks Stoxx Europe 600 naik 0,2% di 252.57, indeks CAC-40 di Paris naik 0,2% menjadi 3.532,13. Sedangkan indeks FTSE 100 London dan indeks DAX Frankfurt flat di 5198.66 dan 6005.98. [mdr]

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: