Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Desember 3, 2010

daftar, sebenarnya, GA ngaruh … 041210

Filed under: BURSA bumi — bumi2009fans @ 4:37 am

Orang terkaya di Indonesia, R Budi Hartono dan Michael Hartono, pemilik Grum Djarum, berhasil meraup Rp 4,763 triliun dari penjualan saham di PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR). Anak usaha Grup Djarum, PT Tricipta Mandhala Gumilang (TMG) dan PT Caturguwiratna Sumapala (CGS) telah melakukan private placement (PP) atas 396,893 juta saham (38,9%) TOWR.

Dikutip dari keterbukaan informasi perseroan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) di situs resmi BEI, Selasa (14/12/2010), penjualan saham melalui PP itu dilakukan kepada sejumlah investor institusi dan portfolio juga manejemen, penasihat manajemen dan afiliasi-afiliasinya.

Penjualan melalui PP itu dilakukan di harga Rp 12.000 per lembar, diskon 7,69% dari harga pasar di Rp 13.000 per lembar saham. Setelah transaksi, kepemilikan pemegang saham Grup Djarum di emiten berkode TOWR itu menurun dari sekitar 89% menjadi 50,1%

Credit Suisse dan CLSA bertindak sebagai agen penempatan untuk dua anak usaha Grup Djarum itu dalam aksi korporasi tersebut. Rencana pelepasan saham oleh Grup Djarum ini sebelumnya sudah pernah disinggung dalam Rumor Saham detikFinance pada Jumat (10/12/2010) lalu.

Duo bersaudara itu, R Budi Hartono dan Michael Hartono, merupakan orang terkaya di Indonesia setelah kembali menempati posisi pertama dalam daftar orang terkaya Indonesia versi majalah Forbes untuk tahun 2010.

Sumber: detikcom
Konglomerat Makin Kaya, Rakyat?
Headline

Oleh: Ahluwalia
Ekonomi – Sabtu, 4 Desember 2010 | 20:32 WIB

INILAH.COM, Jakarta – Meski banyak bencana, golongan kaya terbukti semakin kaya di Indonesia. Sementara rakyat masih harus berjuang lepas dari penderitaan akibat bencana, deindustrialisasi dan tekanan tingginya harga bahan pokok.

Total kekayaan para taipan Tanah Air yang mencapai US$ 71 miliar itu, mendekati total cadangan devisa Indonesia yang pada pertengahan November mencapai US$93 miliar. Luar biasa!

“Konglomerat kian kaya karena menguasai alat produksi, jaringan pasar dan sumber daya ekonomi-politik, sementara rakyat hanya pekerja semata tanpa kapital, yang setiap kali menghadapi bencana PHK atau bencana alam, kehilangan harta bahkan jiwa. Yang jelas, kesenjangan ekonomi sangat mencolok,” kata sosiolog Arie Sujito dari UGM.

Para konglomerat, katanya, juga tak terpengaruh arus bencana yang melanda bangsa seperti gempa, tsunami, banjir dan letusan gunung berapi. Para taipan ini mendapat untung dari bisnis penjualan sumberdaya alam di Tanah Air seperti kebun kelapa sawit dan pertambangan batubara. Disamping itu pasar dalam negeri yang cukup besar menjanjikan peluang bagi para pebisnis lokal ini.

Sebagaimana diketahui, Majalah Forbes kembali membuat daftar 40 orang terkaya di Indonesia pada 2010. Pemilik grup Djarum, Budi dan Michael Hartono masih berada di posisi puncak dengan nilai kekayaan US$11 miliar.

Jumlah kekayaan 40 orang terkaya di Indonesia ini mencapai US$71 miliar, meningkat dibandingkan tahun lalu yang sebesar US$42 miliar, menembus rekor jumlah kekayaan di Indonesia selama ini. Pengusaha Aburizal Bakrie menempati posisi 10 dengan kekayaan US$ 2,1 miliar.

Chairul Tanjung, bos Para Grup yang juga termasuk 40 orang terkaya Indonesia versi Forbes ini mengaku tidak terlalu menghiraukan peringkat orang terkaya Indonesia yang dirilis Majalah Forbes. Meski masuk ke dalam 40 orang terkaya di Indonesia, Chairul mengatakan nilai kekayaan itu sulit ditebak.

“Saya nggak pernah peduli urusan begituan. Bagaimana pula menghitung isi kantong,” jelas Chairul. Memang sulit sekali menerka kekayaan seseorang. Diibaratkan Chairul, menebak isi kantong sama dengan menebak isi hati.

Berikut daftar 40 orang terkaya versi Forbes:

R. Budi & Michael Hartono US$ 11 miliar

Susilo Wonowidjojo US$ 8 miliar

Eka Tjipta Widjaja US$ 6 miliar

Martua Sitorus US$ 3,2 miliar

Anthoni Salim U$S 3 miliar

Sri Prakash Lohia US$ 2,65 miliar

Low Tuck Kwong US$ 2,6 miliar

Peter Sondakh US$ 2,3 miliar

Putra Sampoerna US$ 2,3 miliar

Aburizal Bakrie US$ 2,1 miliar

Kiki Barki US$ 1,7 miliar

Eddy William Katuari US$ 1,65 miliar

Edwin Soeryadjaya US$ 1,6 miliar

Boenjamin Setiawan US$ 1,5 miliar

Garibaldi Thohir US$ 1,45 miliar

Sukanto Tanoto US$ 1,4 miliar

Theodore Rachmat US$ 1,35 miliar

Chairul Tanjung US$ 1,25 miliar

Murdaya Poo US$ 1,15 miliar

Ciliandra Fangiono US$ 1,1 miliar

Benny Subianto US$ 1,05 miliar

Arifin dan Hilmi Panigoro US$ 985 juta

Sjamsul Nursalim US$ 850 juta

Agus Lasmono Suwikatmono US$ 845 juta

Kartini Muljadi US$ 840 juta

Tahir US$ 805 juta

Sandiaga Uno US$ 795 juta

Mochtar Riady US$ 730 juta

Ciputra US$ 725 juta

Hashim Djojohadikusumo US$ 680 juta

Harjo Sutanto US$ 350 juta

Trihatma Haliman US$ 600 juta

Hary Tanoesudibjo US$ 595 juta

Kusnan dan Rusdi Kirana US$ 580 juta

Wiwoho Baduki Tokronegoro US$ 575 juta

Engki Wibowo dan Jenny Quantero US$ 560 juta

Husain Djojonegoro US$ 545 juta

Eka Tjandranegara US$ 525 juta.

Sutanto Djuhar US$ 490 juta

Prajogo Pangestu US$ 455 juta.

40 Orang Terkaya Indonesia Versi Forbes
Orang terkaya di Indonesia adalah pemilik grup Djarum, Budi dan Michael Hartono
Kamis, 2 Desember 2010, 22:58 WIB
Arry Anggadha, Dwifantya Aquina

VIVAnews – Majalah Forbes merilis daftar 40 orang terkaya di Indonesia pada 2010. Disebutkan, kekayaan dari 40 orang itu mencapai US$ 71 miliar atau meningkat dibandingkan tahun lalu yang sebesar US$42 miliar.

Pada urutan pertama, pemilik grup Djarum, Budi dan Michael Hartono, tercatat sebagai orang paling kaya di Indonesia. Total kekayaannya senilai US$11 miliar.

Di urutan kedua juga diduduki oleh bos perusahaan rokok yakni Susilo Wonowidjojo, pemilik Gudang Garam. Total kekayaannya mencapai US$ 8 miliar.

Berikut daftar 40 orang terkaya versi Forbes:

1. R Budi & Michael Hartono US$11 miliar
2. Susilo Wonowidjojo US$8 miliar
3. Eka Tjipta Widjaja US$6 miliar
4. Martua Sitorus US$3,2 miliar
5. Anthoni Salim US$3 miliar
6. Sri Prakash Lohia US$2,65 miliar
7. Low Tuck Kwong US$2,6 miliar
8. Peter Sondakh US$2,3 miliar
9. Putra Sampoerna US$2,3 miliar
10. Aburizal Bakrie US$2,1 miliar
11. Kiki Barki US$1,7 miliar
12. Eddy William Katuari US$1,65 miliar
13. Edwin Soeryadjaya US$1,6 miliar
14. Boenjamin Setiawan US$1,5 miliar
15. Garibaldi Thohir US$1,45 miliar
16. Sukanto Tanoto US$1,4 miliar
17. Theodore Rachmat US$1,35 miliar
18. Chairul Tanjung US$1,25 miliar
19. Murdaya Poo US$1,15 miliar
20. Ciliandra Fangiono US$1,1 miliar
21. Benny Subianto US$1,05 miliar
22. Arifin dan Hilmi Panigoro US$985 juta
23. Sjamsul Nursalim US$850 juta
24. Agus Lasmono Sudwikatmono US$845 juta
25. Kartini Muljadi US$840 juta
26. Tahir US$805 juta
27. Sandiaga Uno US$795 juta
28. Mochtar Riady US$730 juta
29. Ciputra US$725 juta
30. Hashim Djojohadikusumo US$680 juta
31. Harjo Sutanto US$350 juta
32. Trihatma Haliman US$600 juta
33. Hary Tanoesudibjo US$595 juta
34. Kusnan dan Rusdi Kirana US$580 juta
35. Wiwoho Baduki Tokronegoro US$575 juta
36. Engki Wibowo dan Jenny Quantero US$560 juta
37. Husain Djojonegoro US$545 juta
38. Eka Tjandranegara US$525 juta.
39. Sutanto Djuhar US$490 juta.
40. Prajogo Pangestu US$455 juta.
• VIVAnews

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: