Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Juni 30, 2011

kasus b-life: BAYAR saat ini JUGA … 060911

Filed under: Terkait BUMI&GRUP — bumi2009fans @ 12:30 pm

PT Asuransi Jiwa Bakrie (Bakrie Life) kembali mencicil tunggakan kepada nasabah Diamond Investa. Namun, lagi-lagi Bakrie Life tidak membayarkan dana pokok nasabah namun hanya tunggakan bunga bulan Juli yang sebesar Rp 1,7 miliar.

Anak usaha Grup Bakrie ini mengaku tidak memiliki dana karena grup usaha yang menjadi induk Bakrie Life sedang banyak pengeluaran.

“Dana grup memang masih tipis. Pengeluaran grup besar sehingga sementara hanya bisa bayar bunga Juli sebesar Rp 1,7 miliar,” ungkap Direktur Utama Bakrie Life, Timoer Sutanto kepada detikFinance di Jakarta, Selasa (6/9/2011).

Bakrie Life menurut Timoer telah mengucurkan dana tersebut pada Senin (5/9/2011) kemarin. Ia beralasan pembayaran ini mundur karena libur lebaran.

“Bunga Agustus dan pokoknya belum semua. Dan transfernya baru Senin kemarin karena tidak keburu ada libur lebaran,” terangnya.

Untuk pembayaran dana pokok yang tertunggak, Timoer kembali berjanji untuk segera dibayarkan. “Grup masih terus mengusahakan,” pungkasnya.

Berdasarkan data detikFinance, total sisa cicilan pokok dan bunga Diamond Investa Bakrie Life yang belum dibayarkan yaitu sejak September 2010 sampai dengan Januari 2012 kurang lebih sebesar Rp 270 miliar.

Rinciannya terdiri dari sisa 45% dana pokok nasabah per September 2010 sebesar Rp 8 miliar. Kemudian, 6,25% dana pokok bulan Desember 2010 sebesar Rp 20 miliar.

Untuk bulan Maret, Juni dan September dan Desember 2011 yang masing-masing 6,25% dari dana pokok tercatat sebesar Rp 80 miliar.

Dan terakhir yakni pembayaran 50% dana pokok pada Januari 2012 yang sebesar Rp 162 miliar. Yoseph menambahkan untuk bunga per Juli 2011 yang menunggak tercatat Rp 2 miliar. Bunga seharusnya tetap dibayarkan hingga Januari 2012 secara rutin per bulannya.

Seperti diketahui, Bakrie Life menderita gagal bayar produk asuransi berbasis investasi dengan nama Diamond Investa sebesar Rp 360 miliar. Sesuai SKB, manajemen Bakrie Life menawarkan skema pengembalian dana pokok sebesar 25% di 2010, 25% di 2011, dan sisanya 50% di 2012.

Sebanyak 25% di 2010 dibayar empat kali setiap akhir triwulan, demikian juga di 2011, dan sisanya 50% di Januari 2012 namun nasabah kembali gigit jari karena SKB tidak diindahkan oleh manajemen.

Skema pembayaran Angsuran Pokok dana tersebut yakni Maret 2010 (6,25%), Juni 2010 (6,25%), September 2010 (6,25%), Desember 2010 (6,25%), Maret 2011 (6,25%), Juni 2011 (6,25%), September 2011 (6,25%), Desember 2011 (6.25%), dan terakhir pada Januari 2012 (50%). Cicilan dana pokok baru dibayarkan dua kali yakni Maret 2010 dan Juni 2010. Cicilan pokok pada September 2010 belum dibayarkan berikut bunga dari Juli 2010 sampai November 2010.

Sumber: detikcom
Bakrie Life Kesulitan Bayar Utang Nasabah
Kamis, 28 Juli 2011 | 13:47 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta – Direktur Utama PT Asuransi Jiwa Bakrie Life Timoer Sutanto mengaku pihaknya kesulitan membayar utang kepada 200 nasabah Diamond Investa sebesar Rp 260 miliar. Timoer mengatakan perseroan meminta bantuan Group Bakrie agar membantu melunasi utang. “Problemnya memang cashflow group yang terbatas dengan total kewajiban bukan hanya Bakrie Life,” katanya melalui pesan pendek kepada Tempo, Kamis, 28 Juli 2011.

Meskipun mandeg, Timoer yakin Group Bakrie akan memenuhi janjinya. “Komitmen untuk menyelesaikan kewajiban Bakrie Life telah disampaikan pemegang saham kepada Bapepam-LK (Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan,” ujarnya.

Timoer berjanji pembayaran cicilan utang segera dilakukan. “Sedang diusahakan dan mudah-mudahan tidak lama lagi ada pembayaran.”

Perwakilan nasabah, Yoseph, terus menghubungi Bapepam-LK dan Dewan Perwakilan Rakyat agar memanggil manajemen Bakrie Life. “Kami minta dipertemukan lagi,” katanya. Menurut Yoseph, nasabah Diamond Investa berencana menggelar demonstrasi pada 1 Agustus mendatang. “Terpaksa kami lakukan,” ujarnya.

Cicilan Bakrie Life yang belum dibayarkan adalah utang yang jatuh tempo pada September (sisa 45 persen) dan Desember 2010 serta Maret dan Juni 2011. Setiap jatuh tempo Bakrie Life harus membayar Rp 20 miliar. Cicilan terakhir jatuh pada Januari 2012.

AKBAR TRI KURNIAWAN
Nasabah Bakrie Life Minta Menkeu Tegur Nirwan Bakrie
Ade Hapsari Lestarini – Okezone
Senin, 18 Juli 2011 14:03 wib

JAKARTA – Nasabah Diamond Investa Bakrie Life (NDI-BL) menuntut tiga poin penting kepada manajemen PT Bakrie Life, khususnya untuk sang pemilik, Nirwan Bakrie.

Perwakilan Nasabah DI-BL, Yoseph, mengatakan ketiga poin tersebut, yakni menuntut kepada Bakrie Life (BL) dan Bakrie Capital Indonesia (BCI) segera membayar pembayaran cicilan pokok tertunggak September 2010 (sisa 45 persen), Desember 2010, Maret 2011, Juni 2011 mengingat sudah hampir tertunggak satu tahun.

“Point kedua, NDI-BL berharap Menkeu, Bapepam-LK, dan Komisi XI-DPR RI memanggil dan menegur langsung Nirwan Bakrie (Pemilik Bakrie Group), BCI dan BL supaya membayar cicilan pokok yang tertunggak dari September 2010 sampai Juni 2011,” jelasnya, dalam pesan singkatnya kepada okezone, Senin (18/7/2011).

Kemudian, poin ketiga pihak nasabah DI-BL akan melakukan demonstrasi besar-besaran mulai dari kantor perseroan hingga ke Istana Negara.

“Jika tidak ada pembayaran juga sampai Juli 2011, NDI-BL akan melakukan demonstrasi besar-besaran di Wisma Bakrie 2, Bundaran HI, Bapepam-LK, DPR-RI, dan yang terpenting di depan Istana Negara,” tegasnya.

Diketahui, pembayaran cicilan pokok September 2010 tercatat sebesar 55 persen dan bunga Maret, April, Mei 2011 sudah diterima oleh nasabah per 3 Juni 2011. Untuk sisa cicilan pokok September 3010 (45 persen), Desember 2010 dan Maret 2011 belum dapat dibayarkan oleh Bakrie Life.
(ade)

Selasa, 19/07/2011 07:05 WIB
Bakrie Life Nunggak Cicilan Utang 1 Tahun, Nasabah Ancam Demo Lagi
Herdaru Purnomo – detikFinance

Jakarta – Nasabah PT Asuransi Jiwa Bakrie (Bakrie Life) mengancam turun ke jalan lagi untuk berdemonstrasi jika manajemen tidak membayarkan cicilan pokok yang tertunggal dari September 2010 sampai Juni 2011 berikut bunganya. Nasabah meminta ada tindakan konkret dari Menteri Keuangan dan DPR untuk menegur pemegang saham dan manajemen.

Demikian disampaikan oleh perwakilan nasabah Diamond Investa Jakarta Yoseph ketika berbincang dengan detikFinance di Jakarta, Selasa (19/7/2011).

“Nasabah menuntut kepada Bakrie Life (BL) dan Bakrie Capital Indonesia (BCI) segera membayar pembayaran cicilan pokok tertunggak dari September 2010 (sisa 45%), Desember 2010, Maret 2011 dan Juni 2011 mengingat sudah hampir tertunggak 1 tahun,” ujar Yoseph.

Yoseph melanjutkan, nasabah juga berharap Menteri Keuangan, Bapepam-LK dan Komisi XI-DPR RI memanggil dan menegur langsung Nirwan Bakrie selaku Pemilik Bakrie Group, BCI dan Bakrie Life supaya membayar Cicilan Pokok terseut.

“Jika tidak ada pembayaran juga sampai bulan Juli 2011 nasabah akan melakukan demonstrasi besar-besaran di Wisma Bakrie 2, Bundaran HI, Bapepam-LK, DPR-RI dan Istana Negara,” terangnya.

Seperti diketahui, Bakrie Life menderita gagal bayar produk asuransi berbasis investasi dengan nama Diamond Investa sebesar Rp 360 miliar. Sesuai SKB, manajemen Bakrie Life menawarkan skema pengembalian dana pokok sebesar 25% di 2010, 25% di 2011, dan sisanya 50% di 2012.

Sebanyak 25% di 2010 dibayar empat kali setiap akhir triwulan, demikian juga di 2011, dan sisanya 50% di Januari 2012 namun nasabah kembali gigit jari karena SKB tidak diindahkan oleh manajemen.

Skema pembayaran Angsuran Pokok dana tersebut yakni Maret 2010 (6,25%), Juni 2010 (6,25%), September 2010 (6,25%), Desember 2010 (6,25%), Maret 2011 (6,25%), Juni 2011 (6,25%), September 2011 (6,25%), Desember 2011 (6.25%), dan terakhir pada Januari 2012 (50%). Cicilan dana pokok baru dibayarkan dua kali yakni Maret 2010 dan Juni 2010. Cicilan pokok pada September 2010 belum dibayarkan berikut bunga dari Juli 2010 sampai November 2010.

Sehingga Bakrie Life masih mempunyai sisa utang kurang lebih senilai Rp 290 miliar kepada 250 nasabah Diamond Investa yang menginvestasikan dananya di atas Rp 200 juta.

(dru/qom)
Rabu, 06/07/2011 08:38 WIB
Bakrie Life Bersikukuh Bayar Pesangon Karyawan Pakai Surat Utang
Herdaru Purnomo – detikFinance

Jakarta – PT Asuransi Jiwa Bakrie (Bakrie Life) mengklaim telah berupaya memenuhi apa yang menjadi hak para karyawan. Bahkan Bakrie Life menjanjikan pembayaran pesangon, uang jasa, uang ganti rugi dan 4 kali gaji serta bunga kepada karyawannya. Namun, hanya melalui surat utang hal tersebut bisa dilakukan.

Demikian diungkapkan oleh Deputy Legal Bakrie Life, Dewanto Prihantono kepada detikFinance di Jakarta, Rabu (6/7/2011).

“Bahwa perusahaan walaupun dalam keadaan susah tetap berupaya memenuhi apa yang menjadi bagian hak karyawannya. Antara lain dengan komposisi Uang pesangon 1 kali sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK), Uang jasa 1 kali PMK, uang ganti rugi 15% dikalikan uang pesangon dan uang jasa, ditambah 4 kali gaji dan bunga 9%,” ungkapnya.

“Secara subtansi dan memperhatikan kondisi perusahaan saat ini, hanya MSN (Surat Utang Medium Secure Note) yang dapat menjadi sumber dana untuk menyelesaikan pembayaran pesangon seluruh karyawan,” imbuhnya.

Ia menambahkan, kebijakan yang dikeluarkan oleh perusahaan terkait dengan PHK semata-mata telah didahului dengan beberapa kali dilakukan pertemuan-pertemuan dengan seluruh karyawan. Diberitahukan pada intinya perusahaan telah mengalami kondisi kesulitan likuiditas sebagai akibat krisis keuangan dimana diluar keinginan dan kemampuan perusahaan sehingga perusahaan dalam kurun 4 tahun kebelakang tidak dalam produksi dan kinerja optimal.

“Keadaan ini paling sangat berpengaruh pada jalannya kegiatan perusahaan sehingga perusahaan dinyatakan tidak sehat sebagaimana telah disampaikan oleh Biro Perasuransian Bapepam LK. Bahwa perusahaam saat inipun hanya diperkenankan untuk menerima premi-premi renewal saja dan menyelesaikan kewajiban kepada seluruh nasabah hingga 2012,” paparnya.

Dewanto berharap bahwa sesungguhnya apa yang dilakukan perusahaan yang secara tidak langsung berharap menjadi pertimbangan semua pihak dimana saat ini perusahaan dalam kondisi dengan segala keterbatasan yang ada.

Seperti diketahui Bakrie Life melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara sepihak terhadap sejumlah karyawannya. PHK itu juga menyalahi aturan karena pembayaran pesangonnya memakai surat utang. Beberapa karyawan telah mengajukan gugatan terkait hal tersebut ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

(dru/qom)
Nasabah Serukan Bakrie Life Bayar Utang!
Ade Hapsari Lestarini – Okezone
Kamis, 30 Juni 2011 11:07 wib

JAKARTA – Perwakilan nasabah Diamond Investa PT Bakrie Life (DIBL) kembali menyerukan kepada perusahaan untuk membayar utangnya yang sudah jatuh tempo.

“Saya mewakili Nasabah Diamond Investa Bakrie Life (DI-BL) terus berdoa agar grup Bakrie bisa membayar cicilan pokok dan bunga nasabah DI-BL tepat waktu sesuai SKB (Surat Kesepakatan Bersama),” kata perwakilan nasabah DI-BL, Yoseph, dalam pesan singkatnya kepada okezone, Kamis (30/6/2011).

Dia mengatakan, para nasabah meminta untuk cicilan pokok September 2010 yang bersisa 45 persen, Desember 2010, dan Maret 2011 senilai total sekira Rp48 miliar segera dibayarkan.

“Mengingat jatuh tempo cicilan pokok untuk Juni 2011 akan segera tiba. Nasabah juga minta tolong kepada Komisi XI-DPR RI (Achsanul Qosasi), Bapepam-LK (Nurhaida, Isa dan tim) untuk terus menekan dan mengawasi grup Bakrie supaya patuh kepada SKB,” tegasnya.

Diketahui, pembayaran cicilan pokok September 2010 tercatat sebesar 55 persen dan bunga Maret, April, Mei 2011 sudah diterima oleh nasabah per 3 Juni 2011.

“Untuk sisa cicilan pokok September 3010 (45) persen), Desember 2010 dan Maret 2011 belum dapat dibayarkan oleh Bakrie Life.
(and)

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: