Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Oktober 22, 2011

buyback $200 Jt @bumi … 221111

Filed under: BURSA bumi — bumi2009fans @ 10:20 am

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatat laba bersih US$ 241,88 juta di akhir September 2011, cuma naik 3,9% dari laba tahun lalu pada periode yang sama US$ 232,81 juta. Beban lain-lain perseroan yang naik tinggi menggerus laba usaha.

Seperti dikutip dari laporan kinerja keuangan perseroan, Selasa (22/11/2011), salah satu usaha Grup Bakrie itu meraup pendapatan US$ 2,858 miliar di sembilan bulan pertama tahun ini, lebih tinggi dibandingkan pendapatan tahun sebelumnya US$ 2,127 miliar.

Beban pokok pendapatan emiten berkode BUMI itu ikut naik, dari sebelumnya US$ 1,331 miliar menjadi US$ 1,7 miliar di akhir September 2011. Sementara laba kotornya dari US$ 796,22 juta di tahun lalu menjadi US$ 1,157 miliar.

Beban lain-lain perseroan naik tinggi, dari yang sebelumnya hanya US$ 114,93 juta melonjak ke US$ 246.46 juta. Sehingga laba sebelum pajak perseroan menjadi US$ 593,35 juta di triwulan III-2011 dari tahun sebelumnya US$ 446,18 juta di periode yang sama.

Pada perdagangan hari ini, hingga pukul 11.07 waktu JATS, harga saham BUMI naik 25 poin (+1,20%) ke level Rp 2.100 per lembar. Sebanyak 54.424 lot sahamnya ditransaksikan 882 kali senilai Rp 57,568 miliar.

Sumber: detikcom
Barclays Capital menyediakan $ 200 juta dalam satu tahun untuk menjembatani pembiayaan ke eksportir batubara termal Undonesia Bumi Resources Tbk (BUMI.

Basis Point seperti dikutip Reuters melaporkan pada Selasa, mengutip sumber-sumber perbankan. Pinjaman ini akan membantu perusahaan menaikkan dana untuk cicilan pembayaran utang senilai US$600 juta kepada China Investment Corp (CIC).

The Basis Point melaporkan hal tersebut akibat Grup Bakrie, sebagai pemilik BUMI telah menandatangani kesepakatan untuk menjual sekitar setengah saham PT Bumi Plc yang listing di London ke Borneo Lumbung Energi senilai US$1 miliar untuk menghindari default utang.

Selain pinjaman dari Barclays, JP Morgan juga memberikan pinjaman senilai US$200 juta, dan dari institusi lainnya sebesar US$350 juta.

Barclays menolak berkomentar, sementara JPMorgan dan BUMI juga belum memberikan konfirmasi terkait hal tersebut.

Total sebesar $ 750 juta dari fasilitas pinjaman lebih dari cukup untuk membayar utang sebesar $ 600 juta yang jatuh tempo pada Oktober 2013 dan cicilan utang sebesar $ 1,9 miliar dari CIC pada September 2009.

Utang CIC menggunakan kupon 12 persen per tahun dan sejumlah tambahan pada saat jatuh tempo, dengan pengembalian atas investasi total tahunan CIC menjadi 19 persen.

http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1791997/bumi-raih-pinjaman-us200-jt-dari-barclays

Sumber : INILAH.COM
Grup Bakrie tengah mengatur untuk mengumumkan kesepakatan yang dipimpin oleh investor Indonesia PT Renaissance Capital pada Selasa untuk mencegah default terkait pinjaman $ 1,345 miliar (839,7 juta Pound) setelah pembicaraan dengan raksasa komoditas Glencore terhenti.

Hal ini disampaikan tiga sumber yang mengetahui langsung kesepakatan itu Senin (31/10) kepada Reuters. “Renaissance Capital, perusahaan investasi Indonesia yang dipimpin oleh Samin Tan diperkirakan dapat menyediakan pembiayaan untuk mengurangi utang sebesar $ 1 miliar dalam pertukaran dengan kepemilikan saham tambang batubara yang terdaftar di Bursa London, Bumi Plc,” kata satu sumber, yang menolak diidentifikasi karena pembicaraan tidak terbuka untuk umum.

Sumber itu mengatakan Borneo Lumbung Energi yang dikendalikan oleh Tan, mungkin mendapatkan saham di Bumi Resources Plc, efektif menjadi perusahaan induk lain, meskipun struktur kesepakatan terbaru masih belum jelas.

Kesepakatan, yang akan menjaga kontrol dari Grup Bakrie, tambang kelas dunia, merupakan bagian dari upaya untuk membiayai kembali pinjaman yang diperoleh pada bulan Maret tahun ini untuk mengkonsolidasi utang-utangnya. Credit Suisse mengatur utang terhadap 47% saham Grup Bakrie di Bumi Plc, dan pemberi pinjaman termasuk bank-bank Swiss dan kelompok hedge fund.

Glencore tidak lagi dalam pembicaraan dengan Grup Bakrie, dua sumber mengatakan kepada Reuters, setelah pesaingnya Vitol berencana untuk memberikan pinjaman dengan pertukaran untuk hak-hak pemasaran komoditas yang lebih besar. Tidak jelas mengapa kesepakatan terhentik dengan Glencore. Glencore, yang memiliki pasar batubara Bumi, tertarik dalam pembiayaan, tetapi tidak ingin kepemilikan saham, sebuah sumber yang akrab dengan masalah ini mengatakan. Hal ini juga tidak jelas apakah ada investor lain di belakang Renaissance.

“Keluar dari Glencore dan membuat kesepakatan dengan Renaissance tampaknya dipertanyakan,” kata seorang analis pasar modal di Jakarta, yang menolak untuk diidentifikasi.

Glencore, diversifikasi komoditas terbesar dunia, memiliki nilai pasar sebesar $ 50 miliar dan memiliki dana untuk membiayai transaksi besar. PT Renaissance tidak terdaftar dan Samin Tan tidak secara langsung mengendalikan Borneo Lumbung memiliki nilai pasar $ 2 miliar, sedikit di bawah Bumi Plc senilai $ 2,2 miliar.

Para pejabat Grup Bakrie menolak berkomentar, sementara para pejabat Glencore tidak segera tersedia untuk komentar. Para pejabat Renaissance Capital tidak bisa dihubungi.

Saham Bumi Plc tergelincir 0,7 persen di London pada pukul 09:18 waktu setempat, sementara saham Bumi Resources (BUMI) turun 4,1 persen dan Bakrie & Brothers (BNBR), tergelincir 1,9 persen , akibat ekuitas jatuh di Asia. Harga saham Bumi telah terbebani oleh kekhawatiran investor atas tingkat utang yang tinggi dan transparansi.

Perjanjian dengan Renaissance diperkirakan akan ditandatangani pada Senin, kata sumber tersebut.

http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1791585/glencore-batal-renaissance-masuk-bantu-bakrie

Sumber : INILAH.COM
Besok, Ical Resmi Capres Golkar 2014
Kamis, 27 Oktober 2011 | 15:57 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta – Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar yang juga Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif Cicip Sutardjo, mengatakan soal pengajuan Aburizal Bakrie sebagai calon presiden dari Partai Golkar untuk pemilihan umum 2014 akan diumumkan besok Jumat, 28 Oktober 2011 di acara rapat pimpinan nasional.

“Besok, di rapimnas,” ujar Cicip pendek sebelum mengikuti rapat kabinet paripurna di Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis, 27 Oktober 2011. Soal dukungan dari daerah terhadap pencalonan Ical, Cicip mengatakan, ia sudah mendengar bahwa daerah-daerah mendukung.

Sebelumnya Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Agung Laksono, memastikan Aburizal Bakrie akan maju sebagai calon presiden dari Partai Golkar pada pemilihan umum 2014 mendatang. Ical kemungkinan besar akan maju sebagai satu-satunya calon dari Golkar.

Penetapan Ical sebagai capres tidak dilakukan melalui jalan konvensi. Alasannya, kata Agung karena mekanisme konvensi sudah dilakukan dua kali dan tidak berhasil. Akhirnya, partai memutuskan untuk berorientasi pada usulan daerah. Akhirnya partai memutuskan menanyakan sikap daerah.

KARTIKA CANDRA
Kamis, 27/10/2011 17:27 WIB
Suara Bulat, DPD Golkar Dukung Penuh Ical Nyapres 2014
Febrina Ayu Scottiati – detikNews

Jakarta – 33 DPD Partai Golkar sepakat mendukung penuh Aburizal Bakrie (Ical) menjadi capres 2014. Meski rapimnas Golkar belum usai, namun semua DPD sepakat mengusung Ical.

“Hidup Bang Ical,” teriak mayoritas simpatisan Golkar, di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Kamis (27/10/2011).

Rencananya setelah semua DPD mengemukakan pandangan, Ical akan memberikan tanggapannya. Namun beberapa saat sebelumnya, Ical meyakinkan Golkar tidak akan menggunakan mekanisme konvensi untuk Pilpres 2014 mendatang.

“Nanti saya akan sampaikan pandangan setelah semua menyampaikan,” kata Ical.

Rapimnas Golkar berlangsung pada 26-28 Oktober mendatang. 33 DPD akan memberikan laporan dan pandangan DPD mengenai Pilpres 2014.

(feb/nik)
Pecundangi Bakrie, Rothschild Buat Kudeta Baru

Oleh: Charles MS
Pasar Modal – Sabtu, 22 Oktober 2011 | 08:45 WIB

INILAH.COM, Jakarta – Nathaniel Rothschild dikabarkan terus melancarkan aksi untuk melakukan kudeta di Bumi Plc terhadap PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR).

Nat Rothschild dikabarkan bahkan tengah mengajukan kursi Direktur Utama Bumi Plc. “Nat mengajukan perombakan manajemen Bumi Plc. Dia ingin merebut kursi Direktur Utama,” ujar seorang Investment Banker yang ikut menangani transaksi antara Bakrie dengan Rothschild seperti dikutip IB News.

Sumber yang berasal dari institusi keuangan asing itu menjelaskan, pembatalan divestasi 75% saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) sempat membuat Nat kebingungan. Sebab, salah satu tujuan Nat memboyong isu default utang BNBR ke publik adalah untuk memastikan agar divestasi 75% saham BRMS serta hak pemasaran batubara PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kepada Bumi Plc tetap berjalan.

“Dengan pembatalan divestasi 75% saham BRMS, berarti grup Bakrie masih memiliki peluang memperoleh pinjaman untuk mengatasi utang senilai GBP 965 juta (US$ 1,34 miliar) kepada 10 kreditur yang difasilitasi Credit Suisse,” jelasnya.

Karenanya, lanjut sumber, Nat buru-buru mengajukan perombakan manajemen Bumi Plc untuk menjamin agar hak pemasaran batubara BUMI tetap diberikan kepada Bumi Plc, serta divestasi 75% saham BRMS kepada Bumi Plc dapat direalisasikan kembali di kemudian hari. “Agenda perombakan manajemen Bumi Plc kini tengah dibahas kedua belah pihak. Nat mendesak perombakan dengan alasan, BNBR dalam masalah utang, sehingga perlu dilakukan pembaruan. Namun market domestik maupun global juga para kreditur BNBR, menolak permintaan Nat, karena mereka melihat posisi Nat di Bumi Plc hanya sebagai investor, bukan pelaku industri tambang. Aset-asetnya pun di Indonesia. Nat sebagai pemain baru di dunia tambang dianggap belum cukup pengalaman untuk memegang perusahaan sebesar Bumi Plc. Lagipula, saham Nat di Bumi Plc kan hanya 10%, mana bisa dia minta kursi Direktur Utama,” paparnya.

Pemegang Saham BUMI Setujui Buyback
Jumat, 21 Oktober 2011 | 19:06
investor daily

JAKARTA – Pemegang saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menyetujui rencana pembelian kembali (buyback) saham sekitar 200 juta saham senilai 60-70 juta dolar AS.

“Sekitar 80 persen pemegang saham menyetujui rencana buyback sekitar 200 juta lembar saham senilai 60 juta dolar AS hingga 70 juta dolar AS,” kata Sekertaris Perusahaan BUMI, Dileep Srivastava usai rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) di Jakarta, Jumat.

Ia menambahkan, periode buyback selama 18 bulan. Kemungkinan BUMI akan memutuskan untuk kembali membeli saham lebih banyak lagi.

Ia mengatakan, pihaknya optimistis kinerja BUMI hingga kuartal ketiga 2011 dapat mencapai target. Hal itu didukung dari harga penjualan batu bara yang mencapai 90-92 juta dolar AS per ton. “Saya percaya kinerja kuartal ketiga sangat baik. Harga penjualan batu bara mencapai 90-92 juta dolar AS per ton,” kata dia seperti dikutip Antara.

Ia mengharapkan, perseroan dapat meraih produksi sekitar 65 juta ton pada 2011 meski ekonomi global melambat. Tiongkok, Jepang, India dan negara lain masih membutuhkan batu bara untuk pembangkit listrik khususnya ketika musim dingin.

Menurutnya, perseroan juga mendapatkan kontrak dengan salah satu perusahaan di Asia Timur. Kontrak itu dimulai dari Desember 2011 hingga September 2012.

Dileep mengatakan, pihaknya juga akan tetap membagikan dividen pada tahun depan sebesar 30 persen. “Kenapa tidak? Kami mempunyai kebijakan bayar dividen 30 persen dari net income. Dan ini sudah dilakukan sejak 2007,” kata dia. (tk)

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: